5 Hal yang Sering Dilakukan Ibu Hamil yang Ternyata Salah

image

Bestmom.id, Tangerang - Kehamilan adalah hal yang membawa kebahagiaan dalam sebuah keluarga. Dalam menyambut kedatangan buah hati, tentu Anda akan selalu membaca dan mencari berbagai informasi seputar kehamilan. Hal tersebut adalah kebiasaan yang perlu dipertahankan, karena perkembangan si kecil tentu dimulai ketika masih dalam kandungan bukan?

Baca juga: Ibu Positif Corona Dapat Melahirkan Bayi Sehat

Namun banyak informasi seputar ibu hamil yang dipraktikan saat Anda sedang mengandung. Meski begitu, tidak semua informasi tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Faktanya, ada beberapa hal yang sering dilakukan oleh ibu hamil yang ternyata salah. Apa saja kesalahan yang selalu dianggap benar dan sering dikerjakan oleh ibu hamil? Berikut ulasannya.

1.      Makan dalam jumlah dua kali lipat dari biasanya

Saat Anda hamil mungkin Anda akan berpikir bahwa Anda harus menambah porsi makan karena sekarang Anda makan untuk dua orang. Keyakinan tersesebut ternyata sangat umum didapati dari para ibu hamil. Namun kenyataanya, menambah porsi makan malah akan menambah berat badan. Bahaya dari peningkatan berat badan akan menimbulkan obesitas pada ibu hamil. Obesitas sering dikaitkan dengan risiko keguguran dan kelahiran yang prematur. Oleh karena itu tetap jaga porsi makan seimbang.

2.      Minum vitamin prenatal sebanyak-banyaknya

Suplemen vitamin terutama vitamin prenatal memang memiliki dampak positif yang signifikan pada kebugaran tubuh ibu hamil dan perkembangan calon buah hati ketika masa kehamilan. Namun hal tersebut tidak berarti ibu hamil harus meminum vitamin prenatal sebanyak-banyaknya. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin prenatal justru berdampak buruk pada perkembangan calon buah hati Anda. Vitamin prenatal yang umumnya mengandung asam folat dapat merusak keseimbangan nutrisi dalam tubuh ibu hamil. Kebanyakan ibu hamil membutuhkan asupan asam folat paling banyak 800 mikrogram setiap hari, lebih dari itu Anda akan mengalami over dosis asam folat.

3.      Menghindari berhubungan intim

Melakukan hubungan intim pada saat hamil sering dipandang tidak aman. Kecuali ada larangan medis yang tidak membolehkan seorang ibu hamil berhubungan intim, sesungguhnya berhubungan intim memberikan manfaat bagi elastisitas mulut rahim. Hal tersebut akan membantu ketika proses kelahiran calon buah hati Anda. Melakukan hubungan intim saat hamil sering dianjurkan oleh para ahli.

4.      Menghindari aktifitas fisik

Saat hamil mungkin banyak dari Anda yang berpikir untuk menghindari aktifitas fisik. Namun kenyataanya, menghindari aktifitas fisik justru akan berdampak negatif pada kesehatan tubuh Anda dan calon buah hati. Olahraga selama masa kehamilan dinilai baik dan memberikan manfaat bagi Ibu maupun janin. Namun aktifitas berlebihan juga dapat berdampak buruk. Oleh karena itu, selama hamil lakukan olahraga ringan seperti berjalan-jalan dan melakukan yoga.

5.      Menunggu buah hati lahir terlebih dahulu untuk melakukan vaksinasi

Melakukan vaksinasi saat masa kehamilan sering dianggap berbahaya oleh sebagian orang. Namun faktanya, melakukan vaksin saat kehamilan sangat bermanfaat bagi Ibu dan janin. Melalui vaksin Ibu akan terhindar dari komplikasi serius dari penyakit semisal flu. Jika dalam trimester pertama Ibu hamil terserang komplikasi serius penyakit flu, hal tersebut akan menimbulkan perubahan fisiologis dan hormonal yang mungkin berbahaya bagi calon janin. Oleh karena, segeralah melaksanakan vaksin jika Ibu yakin telah hamil. (ADR)

Bagikan Artikel ini:

Bestmom.id

Bestmom.id merupakan portal media online yang menyajikan informasi parenting, meliputi kehamilan, kelahiran, bayi & balita, keluarga dan kesuburan

Nata Connexindo

Nata Connexindo adalah Konsultan & Partner Digital Marketing dengan paket digital lengkap. NATA menjadi solusi untuk kebutuhan digital berbagai bisnis

Newsletter

Hubungi kami sekarang juga dan dapatkan informasi terupdate dan terhits seputar parenting!

Babysitter logo